Pendahuluan Psikologi Eksperimen II

Pengertian Psikologi Eksperimen

  • Sub disiplin psikologi yang menintikberatkan pembahasannya pada eksperimen-eksperimen
  • Prosedur terkontrol yang paling sedikit melibatkan 2 kondisi perlakuan yang berbeda yang diterapkan pada subyek-subyek untuk menentukan hubungan sebab-akibat (causal-effect relationship) antara Independent variable dengan Dependent variable
  • Prosedur pencarian fakta yang melibatkan:
    • Experimental Methodology
    • Phylosophy of Science
    • Statistics
  • Prosedur untuk mendapatkan sejumlah fakta yang berhubungan dengan perilaku dengan syarat dalam prosedur tersebut
    • stimulating condition-nya terkontrol paling tidak sebagian
    • variabel-variabel yang ada dapat dikontrol
    • apparatus digunakan untuk memberikan stimulus secara lebih tepat atau digunakan untuk memberikan stimulus secara lebih tepat atau digunakan untuk mencatat respon-respon dengan lebih cermat
    • datanya dinyatakan dalam angka-angka untuk dapat diolah secara statistik
  • Zimney (dalam Christensen, 1988) defines a psychological experiments as “objective observation of phenomena which are made to occur in a strictly controlled situation in which one or more factors are varied and the others are kept constant”.

Langkah-langkah Eksperimental

  1. Problema/Masalah
    • tidak mudah – tidak banyak orang yang peka
      caranya : baca literatur, journal, diskusi dengan dosen, teman pelaku, pengamatan, internet, dsb
    • setelah itu apa yang muncul atau diperoleh, mungkin adanya/memunculkan:
      • tantangan, kesangsian, atau kebingungan
      • kemenduaan arti (ambiguity)
      • ada kesenjangan antara das sollen dengan das sein
  2. Perumusan Masalah
    1. dinyatakan dalam bentuk pertanyaan (tetapi tidak menggunakan tanda tanya ‘?’)
    2. harus menyatakan minimal hubungan antara dua variabel (IV dan DV, lebih bagus jika ada variabel sampel)
    3. mengisyaratkan bahwa variabel-variabel yang ada dapat diuji secara empirik
    4. asli, orisinal, up to date, dan mempunyai manfaat

      contoh masalah hasil pengamatan di media tv, cetak, dll:
      – hampir semua produk ekspor tekstil Indonesia kalah bersaing di pasar internasional
      – banyak terjadi kecelakaan lalu lintas baik darat, laut, maupun udara

      contoh masalah tersebut masih terbuka untuk dilakukan penelitian apapun:

      1. identifikasi terus masalah kasus diatas mana yang sekiranya bisa dilakukan penelitian eksperimental. Lakukan diskusi dengan pembimbing
        • apakah : warna, corak, kualitas, dsb
        • apakah : man, machine, mission, medium, management
          untuk topik ‘psikologi’, eksperimen dimana?
      2. lakukan verifikasi ilmiah dengan merujuk pada philosophy of science yang tepat atau journal-journal pada topik yang sudah mengerucut terkait warna, motif merupakan fungsi psikologi? sensasi, persepsi! Pilih mau membahas sensasi atau persepsi?

        ‘sering terjadinya kecelakaan’
        fungsi psikologis apa yang memungkinkan sering terjadinya kecelakaan?
        konsentrasi?
        persepsi?
        memori?
        baca teori yang terkait hal : psikologi antariksa, emosional distress, dll.
        apa yang bisa dilakukan penelitian eksperimental?

  3. Menentukan variabel
    bentuk-bentuk variabel eksperimental:

    • Variabel Primer
      • Independent variable, variabel yang ditetapkan oleh eksperimenter untuk menentukan hubungan/pengaruh terhadap respons yang hendak diamati
      • Dependent variable, variabel yang berubah-ubah pada waktu eksperimenter memunculkan independent variable
    • Variabel Sekunder
      • Relevant variable, variabel yang (diduga) mempunyai hubungan dengan variabel primer, bisa bersifat “controlled” atau “uncontrolled” seperti organismic factor dan environmental factor.
      • Intervening variable, variabel yang mengantarai hubungan antara IV dengan DV
      • Antecedent variable, variabel yang keberadaannya mendahului IV (harus teridentifikasi, jangan hanya dianggap/disinyalir ada!)
  4. Metode Eksperimental
    • Rancangan eksperimental
    • Hipotesis dan penelitian
    • Sampling (randomisasi/tanpa randomisasi)
    • Alat ukur
    • Hipotesis statistik (Ho, H1)
    • Data
    • Analisis statistik
    • Kesimpulan
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s